Demang dan Marsose Lewat Tambun

Ontelis jaman baehula
Seperti melihat suasana sebelum kemerdekaan bangsa ini. Demang-demang Batavia dan Marsose (tentara belanda) naik sepeda menyusuri jalan buatan “Herman Willem Da-endels”, Kesan itu yang ditampilkan diacara Temu Ontelis & pembentukan PENGDA Se-Jabodetabek & Karawang di Gedung juang 45 Tambun-Bekasi .
Dengan sepeda kuno dan atribut-nya mengayuh hobby melepas kepenatan rutinitas sehari-hari, kegiatan ini merupakan rutinitas komunitas sepeda tua, soal pakaian yang digunakan Ontelis hanya ingin bernostalgia dengan era prakemerdekaan, ada yang berpakaian Panglima besar Soekarno, M Hatta, Demang-2, Marsose (tentara belanda), pakaian betawi & ada juga yang berpakaian noni-2 belanda.
Ontelis tidak membatasi usia para peserta, yang akan mengikuti kegiatan pawai sepeda tua untuk mengkampanyekan “Kembali Bersepeda” guna mengurangi polusi, pemanasan global & tentunya Sehat dengan bersepeda, terlihat orang tua berusia lanjut masih ceria mengayuh sepedanya bahkan dengan centilnya mereka mendentingkan bel mekanik khas sepeda ontel “Ting nong-ting nong” ketika melintas disekitar jalan raya tambun, siapapun berhak untuk menjadi anggota komunitas ini, karena komunitas ini dibentuk adalah untuk menjalin persaudaraan bagi para pencinta sepeda tua/ Ontel.

Ontelis jaman kini menggunakan seragam masa perjuangan melawan belanda.
Komunitas Contry terbentuk sejak dua tahun silam, kini anggotanya sudah mencapai 80 orang selain bersepeda kegiatan rutin kami adalah bakti sosial, kegiatan contry ini mungkin akan bisa menginspirasikan masyarakat untuk kembali menggunakan sepeda sebagai alat “transportasi” .
Karena dengan bersepeda orang akan menyadari sehatnya menggunakan sepeda dan polusi udara akan semakin berkurang, sehinga komunitas sepeda tua minimal akan dapat menyelamatkan bumi dari “Global Warming”/ pemanasan global.

Marsose sedang keliling sekitar tambun.
Anda suka bersepeda tua mari bernostalgia & bergabung dengan : “Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI).
yahut,,contry TOP,,kapan2 ngontel bareng atuh ke karawang,,brakt subuh plg siang aja,,,,hehehehe
ayo atuh pak Acep dkk.
Oleh: okidikarawang on 5 Maret 2009
at 14:14
Iya kang Oki terimakasih undangannya, nanti kita rundingkan sama rekan-2 contry kapan mo soan kesana.
Terimakasih Salam.
Oleh: contry on 6 Maret 2009
at 19:39
GOWES, LAGI DEH…?
Oleh: P'DE sektor2kemayoran on 6 Maret 2009
at 20:35
bagus deh tampilannya, kapan kumpul-kumpul lagi
Oleh: mr.yadi on 21 Maret 2009
at 10:59
Ok kang Yadi, kamana wae atuh engkang ngak pernah muncul nih diPuri?
Oleh: Top'ix Contry on 25 Maret 2009
at 12:38
lagi mburu onthel, dapat gazelle dames seri 8, simplek laki seri 7, fongres PFG laki (yang pompanya ada dibawah batangan atas), ada gazelle seri 11 dan 9 punya kakak mau dijual. siapa mau beli?
Oleh: mr yadi on 1 April 2009
at 21:35
Kamana euy kanggo nyalurkeun hobi spda onthel? sim kuring linggih di kalereun karawang tepatna di sampalan kutawaluya? sing saha jalma nu terang komunitas speda baheula di karawang informasikeun ka abdi nya… hatur nuhun pisan….
Oleh: Ujang Karyadi on 15 Mei 2009
at 11:34
Mantabbbbbb
Oleh: etjky on 29 Juni 2009
at 10:25
Selamat Malam, Buat om&tante-2, yg cinta sepeda antik&kuno Original. silahken datang dan kunjungi atau KLIK kami di,
http://classicantiq.multiply.com
atau contack di 081 704 99911
di Jamin puas&Pas dengan selera.
Oleh: catur on 25 Juli 2009
at 02:49
BUAT TEMAN-TEMAN Ontelis..ADAKAH YANG MAU BELI SEPEDA SAYA??Obral lagi Gazelle Perempuan,SERI 9. kondisi cat ori,stang ori, gir dpan blakang ori, gagang pedal ori, sadel brooks, boncengan hopmi, velk belakang 36 lawas, velk depan dunlop, lampu dan dinamo bosch, lampu belakang ori (agak retak), tromol gazelle modifikasi seri 11/10, as tengah ori, logo ori, mur kuningan… hubungi 08882811503.. murah aja 6.000.000 udah ongkir p.jawa…. SERIUS TELPON??
gambar bisa dilihat di http://www.humberfe.blogspot.com
Oleh: catur on 26 Juli 2009
at 12:36
sungguh menangis suatu bagsa melihat warganya menjadi anjing belanda( marsose), yang mau membunuh saudaranya sendiri tapi seiring dengan berakhirnya kekuasaan kolonial di negeri ini berbanding terbalik dengan sifat marsoseisasi. tapi harapan kami cuma satu yaitu kalau seandainya sifat itu masih ada ( membunuh bangsa sendiri ) itu tanggung kapan perlu ibu bapak kita dibunuh juga dengan memakai sistem marsose itu baru adil
Oleh: dian fajri on 13 Agustus 2009
at 20:59
lupakanlah jati diri marsose dan ki demang. yang penting kita hanya menunjukan fakta sejarah : ini lho cara penampilan beliau beliau dan yang perlu digaris bawahi bahwa mereka memakai kendaraan sepeda ontel yang saat ini masih banyak dipakai oleh kita kita ini. setuju ?
Oleh: heri agusti on 31 Oktober 2009
at 12:09
@Heri….. Itu adalah bagian dari sejarah bangsa kita yang kelam dan itu tidak perlu terjadi lagi. mudah-2an ini menjadikan kita lebih banyak bersyukur menjadi bangsa yang merdeka. Salam
Oleh: contry on 31 Oktober 2009
at 12:19